Megalit Pagaralam Kurang Perawatan

Salah satu megalit yang kondisinya tidak terawat dan rusak
(sumber : sripoku.com)

PAGARALAM, SRIPOKU.COM -
Pagaralam merupakan salah satu daerah di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang banyak memiliki kekayaan budaya dan peninggalan pra sejarah, megalit. Namun dari sekian batu megalit hanya ada beberapa saja yang dirawat selebihnya hanya dibiarkan saja. Akibat tidak dirawat atau dijaga banyak batu megalit di Pagaralam yang rusak parah.

Kurangnya perhatian pemerintah akan peningalan pra sejarah ini mendorong masyarakat juga tidak peduli dengan keberadaan megalit tersebut. Megalit di Pagaralam ini masih banyak yang berada dikawasan perkebunan warga yang sampai saat ini lahannya belum dibebaskan pemerintah. Dengan demikian situs-situs tersebut hanya dibiarkan begiru saja tanpa ada upaya pemagaran oleh pihak pemerintah Pagaralam.

"Megalith Arca mengendong anak ini dulunya bagus, namun karena dirusak oleh warga akhirnya batu ini nyaris tidak terlihat lagi bentuknya. Padahal dulunya batu ini sangat bagus karena bentuknya sagat terlihat jelas seeorang ibu yang sedang mengendong anaknya," ujar Apan, warga Dusun Jambat Akar, Sabtu (5/3/2011).

Dari pengamatan Sripoku.com, kepala arca ibu mengendong anak berada tepat ditengah-tengah sawah warga, yang sangat memprihatinkan kepala arca tersebut sudah terpisah dari badannya baik itu kepala ibunya maupun kepala anak yang digendong. Diduga kepala arca tersebut dilepas dengan sengaja oleh tangan-tangan jahil.

Dari pantauan, ada sejumlah megalit yang tidak terawat dan rusak dikawasan tersebut, selain Arca mengendong anak ada juga rumah batu yang sudah hancur karena batunya sudah pecah. Ditambah lagi kubur batu yang berada di Dusun Tegur Wangi yang sampai sekarang belum dipagar yang membuat kubur batu itu menjadi tempat bermain warga setempat.

Sementara itu, Budi (34) warga Dusun Tegur Wangi mengatakan, bahwa banyak megalit yang terdapat di Pagaralam ini yang sudah rusak dan tidak terawat. Seperti contoh Dolmen yang ada di Dusun Tanjung Aro, Arca manusia di Cawang Baru, Arca Ibu mengendong anak di Jambat Akar, Rumah Batu di Jambat Akar dan manusia dililit Ular di Dempo Selatan yang sampai saat ini belum dipagar.

"Memang tidak ada petugas khusus yang ditugaskan untuk menjaga megalit tersebut dari pihak pemerintah Kota Pagaralam. Jadi dengan kondisi itu megalit tersebut sama sekali tidak ada yang menjaganya atau yang mengawasinya," katanya.

Sumber :http://palembang.tribunnews.com/view/61900/megalit_pagaralam_kurang_perawatan