Sssst! Ada 30 Candi Terkubur di Lereng Merapi

ilustrasi candi
sumber : google

TRIBUNNEWS.COM, YOGYA
- Pencarian situs cagar budaya yang masih terpendam membutuhkan dukungan pemerintah pusat. Sebab belum ada alat khusus untuk mendeteksi batu candi. Kepala Dinas Kebudayaan DIY Djoko Dwiyanto menyebut baru ada sekitar 39 benda cagar budaya yang berhasil ditemukan di kawasan Yogyakarta dan sekitarnya. Diperkirakan masih ada sekitar 30 benda yang masih terpendam lahar dingin akibat letusan dahsyat Merapi pada masa silam.

"Banyak yang masih terpendam dan belum ditemukan. Para arkeolog juga masih terus menggunakan alat remote sensing untuk menemukannya," ujar Djoko kepada Tribun Jogja. Alat tersebut menggunakan perspektif Geographical Electronic System yang mendeteksi melalui pendekatan wilayah. Hanya saja belum mampu menentukan secara pasti apakah batu yang ditemukan itu adalah jenis batu candi secara pasti.

"Hanya berupa temuan batuan saja jadi bisa saja batu candi atau batu vulkanik atau malah bukan," ujar Djoko yang juga Dosen Arkeologi UGM ini. Djoko berkata untuk penggalian benda cagar budaya sudah dianggarkan dana sebesar Rp10 miliar. Penggalian dilakukan oleh Balai Arkeologi dan BP3 Yogyakarta. Kepala Balai Pelestarian dan Peninggalan Purbakala (BP3) Yogyakarta Dra Herni Pramastuti mengatakan ada 5 unit candi yang ditemukan dalam dekade tahun 1960 sampai 2010.

Candi itu antara lain Candi Morangan, Candi Gampingan, Candi Kadisoko, Candi Sambisari dan Candi Kimpulan.
"Terpendam antara 2 meter sampai 9 meter. Penemuan biasanya karena tidak sengaja, lalu mereka melaporkan ke BP3," ujar Herni. Ditambahkan Herni, setiap tahun belum tentu ada penemuan candi baru. Karena BP3 tidak punya alat khusus mendeteksi batu candi. "Penggalian benda cagar budaya memang harus ada alat khusus yang bisa deteksi batu candi," ujarnya. (*)

Sumber :http://www.tribunnews.com/2011/01/05/sssst-ada-30-candi-terkubur-di-lereng-merapi