Fosil Tulang Terpotong Bukti Manusia Makan Daging Lebih Awal dari Perkiraan

REPUBLIKA.CO.ID,CHICAGO--Tulang kuno terpotong yang ditemukan di Ethiopia menunjukkan nenek moyang manusia menggunakan peralatan batu untuk memotong daging lebih awal satu juta tahun dari perkiraan sebelumnya, menurut sekelompok peneliti internasional pada Rabu. Fosil tulang ditemukan dalam penggalian di daerah Afar, Ethiopia oleh sekelompok peneliti dari "California Academy of Sciences" mengungkap alur dan bekas potongan tulang oleh alat yang digunakan untuk memotong, atau digunakan untuk mematahkan tulang untuk mengambil sumsum, menurut laporan mereka pada jurnal "Nature".

Tulang yang berbekas alat potong tersebut diperkirakan digunakan 3,4 juta tahun lalu. Sebelumnya, bukti tertua mengenai alat potong terbuat dari batu diperkirakan 2,5 juta tahun lalu. "Penemuan ini mengubah secara dramatis tatanan waktu menyangkut perilaku nenek moyang kita," menurut pernyataan Dr. Zeresenay Alemseged, yang memimpin tim peneliti tersebut.

"Penggunaan alat secara fundamental mengubah pendapat bagaimana nenek moyang kita berinteraksi dengan alam, memungkinkan mereka untuk mengkonsumsi makanan jenis lain dan memanfaatkan lingkungan baru. Itu juga menyebabkan pembuatan alat -- masa penting dalam perjalanan evolusi kita," katanya.

Tulang yang terpotong ditemukan di dekat dengan situs tempat tim peneliti Alemseged menemukan "Selam" pada 2000, seorang gadis pra-sejarah yang hidup 3,3 juta tahun lalu. "Setelah 10 tahun mempelajari jasad Selam dan mencari petunjuk lain mengenai hidupnya, kita sekarang bisa menambahkan satu detil signifikan baru dalam kisah hidupnya," kata Alemseged.

Ia mengatakan kemungkinan Selam membawa beberapa potongan batu dan membantu keluarganya memotong binatang. "Tingkah laku seperti ini membawa kita ke jalur yang kemudian mengarah pada dua ciri penting pada spesies kita -- karnivora dan pembuatan serta penggunaan alat," demikian pernyataan Dr. Shannon McPherron, seorang ahli arkeologi dari "Dikika Research Project" di Ethiopia dan Institut Max Planck untuk Evolusi Antropologi di Leipzig, Jerman.

sumber :http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/internasional/10/08/12/129860-fosil-tulang-terpotong-bukti-manusia-makan-daging-lebih-awal-dari-perkiraan